Kamis, 22 Juni 2023

Satori Edukasi : Kalimat Dasar


Haii, Halo, Minasan. Kembali lagi di blog Admin. Dipertemuan sebelumnya kita sudah belajar mengenai partikel dalam bahasa Jepang dan kata sifat I maupun kata sifat Na. Nahh kali ini kita akan belajar hal penting lagi, nih.

Pada pertemuan kali ini kita akan belajar mengenai cara membuat kalimat dasar dalam bahasa Jepang.
Yukks, kita mulai!

Hal dasar yang harus dilakukan dalam mempelajari bahasa Jepang adalah mengetahui serta memahami susunan kalimat. Dalam bahasa Indonesia, susunan kalimat merupakan hal mutlak dengan rumus S+P+O+K.

Berbeda dengan susunan kalimat pada bahasa Jepang. Susunan kalimat pada bahasa Jepang umumnya memiliki rumus S + O + P dengan 
'predikat' selalu berada di akhir kalimat.

わたし は ざっし を かいます。
Watashi wa zasshi o kaimasu.
Saya membeli majalah. 

Subjek : Watashi 
(Partikel は adalah kata bantu).
Objek : Zasshi (majalah)
(Partikel を sebagai penghubung objek dan predikat)
Predikat : Kaimasu (membeli)

Hal tersebut juga berlaku bagi kalimat ini :
Hinata-san wa tegami o kakimasu.
ヒナタさん は てがみ を かきます。
Hinata menulis surat.

Yosh!!
Kyou wa koko made desu. Sampailah kita di penghujung materi kali ini. Bagaimana? Mudah memahaminya bukan?

Terima kasih sudah mengunjungi laman blog admin dan telah membacanya sampai akhir!! sampai ketemu lagi di materi berikutnya ya!! Jaa mata ne!!~

Sumber: http://kursus-jepang-evergreen.com/index.php/tata-bahasa-jepang/17-pola-kalimat-bahasa-jepang

Penyunting : Sepdian dan Deni Febriana

Jangan lupa ikuti kami di 👇
Facebook : Click here
Youtube : Click Here
Instagram : Click Here
Website : Click Here
Email : Click Here

Satori Pedia : Kokeshi Doll

 Minnasan, Konnichiwa!



Boneka Kokeshi merupakan salah satu boneka Jepang yang terbuat dari ukiran kayu. Boneka ini berbentuk lonjong dan membundar di bagian kepala. Kononnya boneka ini sudah diproduksi semenjak 150 tahun yang lalu. Namun apa saja sejarah dan fakta mengenai Kokeshi? Mari kita simak di bawah ini.


Kokeshi adalah boneka yang terbuat dari bahan dasar kayu. Boneka ini pertama kali diproduksi di wilayah Tohoki, tepatnya di Shinchi Shuraku. Kokeshi doll dibuat pada masa kekaisaran Edo, yaitu sekitar tahun 1600-1868.

Saat musim dingin di kala itu, para perajin kayu yang biasanya membuat peralatan rumah tangga, beralih membuat boneka kokeshi untuk dijual kepada wisatawan yang mengunjungi tempat pemandian air panas sebagai oleh-oleh.


Kokeshi doll memiliki bentuk yang sangat sederhana. Boneka ini biasanya memiliki ukuran antara 5,7, dan 10 inci. Terbuat dari kayu yang biasanya hanya berbentuk badan dan kepala saja, tanpa lengan maupun kaki. 

Pada kokeshi tradisional, biasanya untuk melukis mata hanya menggunakan dua buah titik tebal. Selain itu, ada juga yang hanya menggunakan sebuah garis kecil.


Namun, dibalik bentuknya yang lucu, ternyata kokeshi memilki sejarah yang kelam. Ada pendapat lain mengenai asal mula pemberian nama 'kokeshi' pada boneka ini.  

Kokeshi juga dipercaya berasal dari kata 'ko' yang berarti 'anak', dan kata 'kesu' yang berarti 'hapus/menghapus'. Jika kedua kata ini digabung, maka kokeshi memiliki dua arti kata, yaitu 'hapus' dan 'anak'.

Juga terdapat cerita yang mengatakan bahwa ada tradisi menjadikan boneka kokeshi sebagai hadiah bagi wanita hamil yang telah kehilangan anaknya, baik itu karena keguguran maupun aborsi.

Terimakasih kepada teman-teman yang sudah membaca blog kami. Semoga blog ini dapat memberikan manfaat dan sampai juga di postingan berikutnya ya!

Sumber : https://www.idntimes.com/hype/fun-fact/amp/ary-yulianto/7-fakta-kokeshi-doll-boneka-imut-asal-jepang-simak-yuk-c1c2?page=all#page-2, https://www.google.com/amp/s/yoursay.suara.com/amp/ulasan/2021/08/20/111351/lucu-dan-punya-sejarah-kelam-7-fakta-boneka-kokeshi-asli-negeri-sakura, auctions.ejsauction.com, collectibleslovers.blogspot.com, Collectors Weekly.
Penyunting : Karolina dan Raja Larelanang.

Jangan lupa ikuti kami di👇
Facebook : Click Here
Youtube : Click Here
Instagram : Click Here
Website : Click Here
Email : Click Here


Minggu, 11 Juni 2023

Satori Edukasi : Kata Sifat (な) "na" (2)


Halo, Minasan. Selamat datang kembali di blog admin!
Nahh, kata sifat dalam bahasa Jepang dibagi menjadi 2 bagian, yaitu kata sifat yang berakhiran i (Ikeiyoushi) dan kata sifat yang diakhiri dengan na (Nakeiyoushi). Penggunaan kata sifat ini digunakan untuk menunjukkan kondisi subjek. 

Sesuai dengan yang Admin janjikan Minggu lalu, materi yang akan kita pelajari kali ini adalah mengenai kata sifat Na yang berakhiran dengan huruf i. 
Itu artinya kata sifat Na tidak selalu berakhir dengan huruf Na ya teman-teman.

Berikut kata sifat Na yang berakhiran i yaitu :
1. kirai きらい = tidak suka, benci.
2. saiwai 幸い = bahagia, beruntung
3. zonzai ぞんざい = kasar, ceroboh
4. aimai あいまい = tidak jelas, tidak dapat dipercaya

Yosh!!
Kyou wa koko made desu. Sampailah kita di penghujung materi kali ini. Bagaimana? Mudah memahaminya bukan?

Terima kasih sudah mengunjungi laman blog admin dan telah membacanya sampai akhir!! 
Sampai ketemu lagi di materi berikutnya yaa!! Jaa mata ne!!~

Sumber: https://cilacapklik.com/2020/12/kata-sifat-dalam-bahasa-jepang.html

Penyunting : Sepdian dan Deni Febriana

Jangan lupa ikuti kami di 👇
Facebook : Click here
Youtube : Click Here
Instagram : Click Here
Website : Click Here
Email : Click Here

Sabtu, 10 Juni 2023

Satori Pedia : Upacara Minum Teh Jepang

 Minnasan, Konnichiwa!


Di Jepang, meminum teh adalah ritual yang sangat penting karena memiliki banyak makna dalam budaya Jepang. Upacara minum teh melambangkan kesucian, ketenangan, rasa hormat, dan harmoni, dan ada banyak persiapan yang harus dilakukan untuk acara penting ini.

Upacara minum teh Jepang disebut sadō (茶道) atau chanoyu (茶の湯) merupakan upacara yang dilakukan secara seremonial untuk menyiapkan dan menikmati teh hijau di ruang teh tradisional berlantai tatami.


Saat ini, upacara minum teh dipraktikkan sebagai hobi, dan ada juga tempat-tempat yang bisa dinikmati oleh wisatawan. Upacara minum teh dengan berbagai tingkat formalitas dan keaslian ditawarkan oleh banyak organisasi di seluruh Jepang, termasuk di beberapa taman tradisional, pusat budaya, dan hotel. Kyoto dan Uji adalah salah satu tujuan terbaik di negara ini untuk menikmati budaya teh Jepang.

Terimakasih kepada teman-teman yang sudah membaca blog kami. Semoga blog ini dapat memberikan manfaat dan sampai juga di postingan berikutnya ya!

Sumber : https://japanesestation.com/culture/tradition/begini-sejarah-upacara-minum-teh-jepang, cotoacademy.com, yuktravel.com, WeXpats
Penyunting : Karolina dan Rahma Nadia

Jangan lupa ikuti kami di👇
Facebook : Click Here
Youtube : Click Here
Instagram : Click Here
Website : Click Here
Email : Click Here


Minggu, 28 Mei 2023

Satori Pedia : Permen dan Kue Wagashi dari Jepang

 Minasan, Konnichiwa!


Jepang sebagai salah satu  negara budaya yang sangat diminati oleh berbagai orang didunia, tak hanya budaya adat istiadat, pemandangan, tetapi juga memiliki wisata kuliner yang banyak diminati.

Di Jepang terdapat sebuah manisan yang terkenal yang disebut dengan Wagashi. Wagashi merupakan manisan dari Jepang yang terkenal akan bentuknya yang mempresentasikan keindahan bunga di setiap musim di Jepang.


Wagashi biasanya dihidangkan pada saat upacara minum teh, sehingga rasa manis dari wagashi akan seimbang dengan rasa pahit dari teh yang di minum.

Secara umum wagashi memiliki tiga jenis wagashi dengan kadar air yang berbeda, yaitu Namagashi dengan kadar air sebesar 30%, Hannamagashii dengan kadar air 10-30% dan Higashi kurang dari 10%.

Terimakasih kepada teman-teman yang sudah membaca blog kami. Semoga blog ini dapat memberikan manfaat dan sampai juga di postingan berikutnya ya!

Sumber : https://pbj.unnes.ac.id/2022/12/31/wagashi-makanan-manis-ala-jepang/, http://clozette.com, Dreamstime
Penyunting : Karolina dan Rahma Nadia

Jangan lupa ikuti kami di👇
Facebook : Click Here
Youtube : Click Here
Instagram : Click Here
Website : Click Here
Email : Click Here


Sabtu, 20 Mei 2023

Satori Edukasi : Kata Sifat (な) "na"

Halo, Minasan. Selamat datang kembali di blog admin!
Dalam bahasa Jepang, jika ingin menyatakan pemandangan itu indah, ketakutan karena sepi, senang karena berada di keramaian, minasan bisa menggunakan kata sifat berakhiran i atau kata sifat yang diakhiri dengan na.

Nahh, seperti yang sudah kita pelajari sebelumnya, kata sifat dalam bahasa Jepang dibagi menjadi 2 bagian, yaitu kata sifat yang berakhiran i (Ikeiyoushi) dan kata sifat yang diakhiri dengan na (Nakeiyoushi). Penggunaan kata sifat ini digunakan untuk menunjukkan kondisi subjek maupun kata benda. Materi yang akan kita pelajari kali ini adalah mengenai kata sifat Na (Nakeiyoushi).

Contoh kalimat :

1.) ヒナタさんはしんせつなひとです。
Hinata san wa shinsetsuna hito desu
Hinata (adalah) orang yang ramah.

2.) プカンバルは きれいな まち です。
Pukanbaru wa Kirei na machi desu.
Pekanbaru adalah kota yang indah.

Beberapa contoh kata sifat Na :
1. きれい(な)(Kirei (na)) : Cantik
2. ゆうめい(な) (Yuumei (na)) : Terkenal
3. すき(な)(Suki (na)) : Suka
4. きらい(な)(Kirai (na)) : Benci
5. すてき(な)(Suteki (na)) : Bagus; terpesona
6. へた(な)(Heta (na)) : Tidak mahir
7. ハンサム(な)(Hansamu (na)) : Tampan
8. しずか(な)(Shizuka (na)) : Tenang
9. しんぱい(な)(Shinpai (na))  : Khawatir
10. にぎやか(な)
11. (Nigiyaka (na)) : Ramai
12. しんせつ(な)(Shinsetsu (na)) : Ramah

Hal yang perlu diketahui, kata sifat Na ada juga yang berakhir dengan huruf i, lho. Kita akan membahas ini dipertemuan selanjutnya.


Yosh!!
Kyou wa koko made desu. Sampailah kita di penghujung materi kali ini. Bagaimana? Mudah memahaminya bukan?

Terima kasih sudah mengunjungi laman blog admin dan telah membacanya sampai akhir!! 
Sampai ketemu lagi di materi berikutnya yaa!! Jaa mata ne!!~

Sumber: https://squline.com/kata-sifat-dalam-bahasa-jepang/

Penyunting : Sepdian dan Deni Febriana

Jangan lupa ikuti kami di 👇
Facebook : Click here
Youtube : Click Here
Instagram : Click Here
Website : Click Here
Email : Click Here

Kamis, 11 Mei 2023

Satori Pedia : Cosplay

Minasan, Konnichiwa!


Cosplay merupakan singkatan dari “Costume Play” yang dimana seseorang menggunakan kostum dan aksesoris untuk memperagakan karakter yang ingin ia peragakan ke dunia nyata. Cosplay bisa dikatakan ke seseorang ketika orang tersebut berdandan menjadi suatu karakter dari video game, anime, dan film.

Terjadi perkembangan yang signifikan terhadap penggemar cosplay dari tahun 1990 sampai sekarang. Kejadian ini telah memberi efek terhadap akulturasi budaya di Asia, terutama Jepang dan Cina, beberapa wilayah dan daerah-daerah belahan barat seperti Eropa dan Amerika. Acara cosplay menjadi umum ketika adanya konvensi karakter terutama konvensi yang berdasarkan budaya Jepang. Disana terdapat juga kompetisi, yang didasarkan pada peragaan cosplay, maupun secara internasional maupun nasional.

Cosplay di Jepang awalnya berasal dari gaya para tokoh-tokoh komik yang sulit diperagakan di dunia nyata. Namun anak- anak muda Jepang berinisiatif untuk mencoba gaya-gaya di komik tersebut. Dari sanalah gaya anak muda Jepang berkembang dan mulai berbeda-beda sesuai keinginan masing-masing individu. Anak-anak muda yang menganut gaya ini dapat dijumpai di daerah Shibuya dan Harajuku.

Berperan kostum atau cosplay telah menjadi sebuah aktivitas sejak tahun 1970 dan menjadi lebih populer dengan hasil laporan dari Takahashi. Cosplay perlahan menjadi populer dan mendapatkan perhatian sorotan media TV dan majalah pada tahun 1990.

Indonesia juga tidak luput dari cosplay. Cosplay di Indonesia dimulai pada awal tahun 2004. mula-mula di Jakarta, lalu menyebar ke berbagai kota besar di Indonesia. Costume player di Jepang awalnya berasal dari gaya para tokoh-tokoh komik yang kelihatan susah ditiru. Namun anak-anak muda Jepang berinisiatif untuk mencoba gaya-gaya di komik tersebut. Menciptakan kultur baru yang menyebar ke seluruh penjuru dunia terutama Indonesia.

Terimakasih kepada teman-teman yang sudah membaca blog kami. Semoga blog ini dapat memberikan manfaat dan sampai juga di postingan berikutnya ya!

Sumber : http://journal2.um.ac.id/index.php/jpds/article/view/31206, https://www.fibre2fashion.com/industry-article/8840/all-you-need-to-know-about-cosplay-its-history-and-relevance, http://jurnalaspikom.org/index.php/aspikom/article/view/9, Pexels, Pinterest, dramione-anime.dinas.eu.org.
Penyunting : Karolina dan Raja Ralelanang

Jangan lupa ikuti kami di👇
Facebook : Click Here
Youtube : Click Here
Instagram : Click Here
Website : Click Here
Email : Click Here