Minggu, 24 Maret 2024

Satori Pedia: Berpuasa Bersama Mekarnya Bunga Sakura.

Image: Liputan 6

Konnichiwa Minna san! Bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan dapat menjalankan aktivitas seperti biasa ya!

Ramadan 2024 di Jepang sudah dimulai sejak Selasa, 12 Maret 2024, sesuai dengan pemberitahuan Kementerian Agama Indonesia. Umat Islam di Jepang akan berpuasa selama 14 hingga 16 jam, lebih panjang dari durasi puasa di Indonesia. Selain itu, masyarakat Jepang juga menghormati hak-hak umat Islam dan ada masjid-masjid yang menyelenggarakan acara berbuka puasa, kajian, serta shalat berjamaah selama bulan Ramadhan

Image: TIMES Bentong

Nah, Ramadhan di Jepang kali ini ada hal menarik lho! Karena bertepatan juga dengan mekarnya bunga sakura, Somei Yoshino, jenis pohon sakura Jepang yang paling populer dan tersebar luas, diprediksi bakalan mekar pertama kali di Fukuoka pada tanggal 16 Maret, dan akan mekar hingga tanggal 20 Maret. Di Tokyo, pohon-pohon sakura diprediksi bakalan mulai mekar pada tanggal 17 Maret, dan mencapai puncak mekar pada tanggal 28 Maret

Image: Okezone Lifestyle

Tradisi Menikmati Bunga Sakura, atau Hanami pada tahun ini bisa dilakukan tanpa pembatasan Covid-19. Ini menandai Tradisi Hanami pertama kali tanpa batasan Covid-19 semenjak tahun 2020.

Wah, Berpuasa di Jepang bakalan indah banget nih! Bagaimana nih menurut Mina san?



Penyunting:

Jaswan Sakaria & Ismet Azhari

Source:

https://www.kompas.com/tren/read/2024/03/11/080331165/awal-ramadhan-2024-di-berbagai-negara-arab-saudi-mulai-hari-ini?page=all

https://travel.kompas.com/read/2024/02/23/111100427/bunga-sakura-di-tokyo-mekar-lebih-awal-pada-2024-ini-sebabnya

Follow us on👇🏻

-Youtube : Hima Satori

-Instagram : Himasatorifkipunri

-Facebook : Hima Satori Fkipur

-TikTok       : Hima Satori

-Blogspot/website : himasatorifkipur.blogspot.com

-Email : himasatorifkipur@gmail.com

Sabtu, 16 Maret 2024

Satori Edukasi: Mengenal Bahasa Jepang

Halooo minasan!! Sudah lama ya kita tidak berjumpa ya, kali ini admin akan kembali aktif kok. 


Nah, pada pertemuan kali ini kita akan membahas, apasih bahasa jepang itu? Yuks kita berkenalan lagi dengan bahasa jepang, Hajimemashou!!


Bahasa Jepang disebut sebagai 日本語 nihongo. Kata ini terbentuk dari 日本 nihon yang berarti 'Jepang dan go yang berarti 'bahasa'. Bahasa Jepang Digunakan oleh sekitar 126 juta orang di Jepang, termasuk orang asing yang tinggal di Jepang dan pembelajar di negara-negara lain.


Huruf Jepang


Bahasa Jepang setidaknya menggunakan lima jenis huruf dalam sistem penulisannya. Lima jenis huruf yang dimaksud adalah hiragana, katakana, kanji, roomaji, dan suuji .


(1) Hiragana (平仮名) digunakan untuk menuliskan kosakata asli Jepang. Selain itu, ketika belum bisa menulis kosakata sino Jepang (serapan dari bahasa China kuno) dengan huruf kanji maka digunakan huruf hiragana.


(2) Katakana (片仮名) digunakan untuk menuliskan kosakata serapan dari bahasa asing terutama bahasa-bahasa Eropa. Selain itu, katakana juga digunakan untuk menuliskan nama-nama orang, daerah, dan sebagainya yang bukan dari Jepang.


Halooo minasan!! Sudah lama ya kita tidak berjumpa ya, kali ini admin akan kembali aktif kok. 


Nah, pada pertemuan kali ini kita akan membahas, apasih bahasa jepang itu? Yuks kita berkenalan lagi dengan bahasa jepang, Hajimemashou!!


Bahasa Jepang disebut sebagai 日本語 nihongo. Kata ini terbentuk dari 日本 nihon yang berarti 'Jepang dan go yang berarti 'bahasa'. Bahasa Jepang Digunakan oleh sekitar 126 juta orang di Jepang, termasuk orang asing yang tinggal di Jepang dan pembelajar di negara-negara lain.


Huruf Jepang


Bahasa Jepang setidaknya menggunakan lima jenis huruf dalam sistem penulisannya. Lima jenis huruf yang dimaksud adalah hiragana, katakana, kanji, roomaji, dan suuji .


(1) Hiragana (平仮名) digunakan untuk menuliskan kosakata asli Jepang. Selain itu, ketika belum bisa menulis kosakata sino Jepang (serapan dari bahasa China kuno) dengan huruf kanji maka digunakan huruf hiragana.


(2) Katakana (片仮名) digunakan untuk menuliskan kosakata serapan dari bahasa asing terutama bahasa-bahasa Eropa. Selain itu, katakana juga digunakan untuk menuliskan nama-nama orang, daerah, dan sebagainya yang bukan dari Jepang.


(3) Kanji (漢字) digunakan untuk menulis kosakata sino Jepang (serapan dari bahasa China Kuno).


(4) Roomaji (ローマ字) digunakan untuk menuliskan singkatan- singkatan khusus dalam bahasa Jepang. Roomaji sendiri merupakan huruf alfabet sama seperti huruf alfabet dalam bahasa Indonesia.


(5) Suuji (数字) merupakan angka 1,2,3,4,dst yang digunakan untuk menuliskan angka pada jam, tanggal, tahun, dan hitungan.


Kelima jenis huruf itu dapat digunakan dalam sebuah kalimat. Contohnya:

7        時   に    アンガ    と   JR  に   乗ります

Shichi ji     ni    angga      to   JR   ni    norimasu


Penulisan dalam bahasa Jepang tidak memerlukan pemenggalan antara kata-kata dalam kalimat, berbeda dengan bahasa Indonesia di mana antara setiap kata biasanya ada spasi, contohnya saat kita menulis "Saya suka bahasa Jepang". Meskipun demikian, dalam buku-buku pelajaran dasar bahasa Jepang, penulis biasanya menggunakan spasi untuk memisahkan kata-kata dan mempermudah pembacaan.




 Jaa, koko made desu. Jadi itu dia materi kita kali ini, udah pada kenal kan dengan Bahasa Jepang? 

Terima kasih sudah mengunjungi laman blog admin dan telah membacanya sampai akhir! Sampai ketemu lagi di materi berikutnya yaa!! Jaa, mata nee!! 


Sumber : Nugroho, Danang. Smart Book: Bahasa Jepang. Charissa Publisher, 2018

Penyunting: M. Raahul Ihsan dan Pradipta Nugraha

Jangan lupa ikuti kami di 👇
Facebook : Click Here
Youtube : Click Here
Instagram : Click Here
Email : Click Here

Minggu, 10 Maret 2024

Satori Pedia: Rahasia Awet Muda Penduduk Jepang


Image: KBG84

Konnichiwa Minna san! Bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan dapat menjalankan aktivitas seperti biasa ya!

Minna san tau gak nih? Rata-rata angka harapan hidup penduduk Jepang adalah 83,89 tahun, bahkan banyak pula yang berhasil mencapai angka 100 tahun lho! Adapun centenarian (Orang yang berumur lebih dari 100 tahun) terbanyak di Jepang tinggal di Pulau Okinawa, pulau yang sering dijuluki sebagai pulau umur panjang.


Tentu saja, hidup sehat dan umur panjang tidak diperoleh tanpa upaya. Ada beberapa rahasia di balik umur panjang penduduk Jepang.

Image: Kane Tanaka, Salah satu orang tertua di Jepang

Berikut ini rahasia umur panjang yang dilakukan orang Jepang yang dibagikan oleh ahli geriatri Universitas Hawaii dan Direktur Pusat Penelitian Penuaan Penuaan Kuakini, Bradley Willcox, dikutip dari World Economic Forum.


1. Bersikap positif

Semua centenarian memiliki sikap positif. Mereka umumnya optimistis, dan memiliki pendekatan hidup yang riang dan suka bersenang-senang.


Penduduk Okinawa juga memiliki sesuatu yang disebut 'ikigai', yang dalam bahasa Jepang berarti tujuan hidup. Setiap orang memiliki ikigai masing-masing yang membuat mereka bersemangat untuk bangun di pagi hari.


2. Tak pernah pensiun

Tidak ada kata pensiun dalam bahasa Okinawa. Karena tak mengenal istilah pensiun, penduduk di pulau ini selalu mengerjakan apa yang selalu mereka lakukan. Jika mereka petani, mereka akan terus pergi ke ladang sampai tak bisa lagi bergerak.


Image: CNBC Indonesia

3. Bergabung dengan kelompok sosial 'moai'

Mereka mengadakan pertemuan sosial dalam kelompok yang disebut 'moai'. Para wanita mengobrol tentang hal-hal ringan, mereka minum teh hijau, dan menikmati hidangan penutup. Pada umumnya, mereka suka berkumpul.


4. Jarang stress

Konsep umumnya adalah melindungi Anda dari efek buruk penyakit dan mungkin tekanan lain pada tubuh. Orang Okinawa memiliki persentase yang lebih tinggi dari gen ini.


5. Menjalankan spiritualitas

Penduduk Okinawa mempertahankan hubungan ini dari generasi ke generasi. Mereka memiliki agama asli mereka sendiri dan percaya bahwa ada energi spiritual dalam segala hal.


6. Berlatih 'hara hachi bu', makan untuk kesehatan dan olahraga

Orang Okinawa percaya bahwa tubuh adalah kuil dan Anda tidak boleh mencemarinya. Karena itu, orang Okinawa sangat menjaga apa yang masuk ke dalam tubuh mereka.

Mereka makan lebih dari satu kilogram sayuran dan buah-buahan dan kacang-kacangan dalam sehari. Tidak hanya itu, mereka juga berlatih hara hachi bu dan hanya makan sampai 80% kenyang.


Wih, ternyata unik juga ya. Gimana menurut Mina san? Apakah tertarik untuk menerapkan nya?

Sekian Satori Pedia edisi kali ini. Terimakasih sudah membaca sampai habis dan semoga apa yang dibaca dapat menambah wawasan Minna san!

Sampai jumpa di lain waktu!


Source:

https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20240219070646-33-515502/belajar-dari-orang-jepang-ini-6-rahasia-panjang-umur

Penyunting:

Ismet Azhari  & Jaswan Sakaria


Follow us on👇🏻

-Youtube : Hima Satori

-Instagram : Himasatorifkipunri

-Facebook : Hima Satori Fkipur

-TikTok       : Hima Satori

-Blogspot/website : himasatorifkipur.blogspot.com

-Email : himasatorifkipur@gmail.com