Rabu, 07 Oktober 2026
SatoriPedia: MENGENAL DIALEK BAHASA JEPANG
SATORI PEDIA:MENGENAL STIKER KHUSUS PADA KENDARAAN DI JEPANG
Konnichiwa, Mina-san!
Tahukah kamu? Di Jepang terdapat beberapa tanda atau stiker khusus yang dipasang pada kendaraan. Tanda tersebut bukan sekadar hiasan, tetapi memberikan informasi mengenai kondisi pengemudi agar pengguna jalan lainnya dapat lebih berhati-hati.
Ada empat tanda yang perlu diketahui, yaitu 初心者マーク(しょしんしゃマーク / Shoshinsha Mark), 高齢運転者マーク(こうれいうんてんしゃマーク / Kōrei Untensha Mark), 聴覚障害者マーク(ちょうかくしょうがいしゃマーク / Chōkaku Shōgaisha Mark), dan 身体障害者マーク(しんたいしょうがいしゃマーク / Shintai Shōgaisha Mark).
1. Shoshinsha Mark(初心者マーク)
Stiker ini dikenal sebagai Wakaba Mark(若葉マーク). Bentuknya menyerupai daun muda, dengan warna hijau dan kuning.
Tanda ini digunakan oleh pengemudi yang baru mendapatkan SIM dan masih memiliki pengalaman mengemudi kurang dari satu tahun. Penggunaan tanda ini diwajibkan oleh hukum Jepang. Pengemudi yang tidak memasangnya dapat dikenai sanksi berupa pembayaran uang pelanggaran.
2. Kōrei Untensha Mark(高齢運転者マーク)
Tanda ini digunakan oleh pengemudi yang berusia 70 tahun atau lebih. Tanda tersebut dikenal dengan sebutan Yotsuba Mark(四つ葉マーク) atau Momiji Mark(もみじマーク).
Bentuk tanda yang digunakan saat ini menyerupai empat daun, dengan warna yang berbeda. Sebelumnya, tanda ini juga dikenal dengan bentuk daun momiji.
Penggunaan tanda ini tidak diwajibkan oleh hukum, tetapi pengemudi berusia 70 tahun ke atas dianjurkan untuk memasangnya agar pengendara lain dapat mengetahui dan lebih berhati-hati.
3. Chōkaku Shōgaisha Mark(聴覚障害者マーク)
Tanda ini digunakan oleh pengemudi yang memiliki gangguan pendengaran dan tetap memenuhi syarat untuk mengemudikan kendaraan.
Bentuknya berupa gambar kupu-kupu, dengan warna kuning dan hijau. Tanda ini membantu pengendara lain mengetahui bahwa pengemudi mungkin tidak dapat mendengar suara tertentu, seperti suara klakson.
4. Shintai Shōgaisha Mark(身体障害者マーク)
Tanda ini digunakan oleh pengemudi dengan keterbatasan fisik pada anggota tubuh yang tetap dapat mengemudikan kendaraan.
Tanda ini dikenal juga sebagai Clover Mark(クローバーマーク) karena bentuknya menyerupai daun semanggi berwarna putih dengan latar biru. Penggunaan tanda ini tidak diwajibkan oleh hukum. Kendaraan yang menggunakan tanda tersebut dapat menggunakan tempat parkir yang memiliki tanda untuk pengguna kursi roda.
Pentingnya Memahami Tanda pada Kendaraan
Keempat tanda tersebut membantu pengguna jalan mengetahui kondisi pengemudi di sekitarnya. Ketika melihat kendaraan yang menggunakan salah satu tanda tersebut, pengendara lain diharapkan lebih berhati-hati, tidak terlalu dekat, dan tidak memotong jalur kendaraan secara sembarangan.
Memahami tanda-tanda ini juga menjadi bagian dari mengenal kehidupan sehari-hari di Jepang. Bukan hanya soal aturan lalu lintas, tetapi juga tentang bagaimana pengguna jalan saling memperhatikan dan memberikan ruang kepada pengemudi lain agar dapat berkendara dengan aman.
Dengan mengenali bentuk dan fungsi setiap tanda, kita dapat lebih mudah memahami berbagai kebiasaan serta aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di Jepang.
Sumber:
https://tabunka.tokyo-tsunagari.or.jp/topics/motto/nihongo_2404.html






