Kamis, 13 Oktober 2022

Satoriedukasi: Partikel Kakujoshi "O" (を)

Halo minasan, balik lagi ke blog admin. Partikel dalam bahasa Jepang memang tidak sedikit ya, sering kali kita kebingungan mempelajari dan menggunakannya dalam percakapan dasar sehari-hari.
Admin akan berbagi pengetahuan khusus materi kali ini seputar mengenai bagaimana caranya menggunakan partikel “O" (を) dalam kalimat bahasa Jepang. 

Apakah kalian pernah mendengar atau mengetahui fungsi dari partikel “O" (を) sebelumnya?? Kalo belum, cuss kita bahass

Partikel "O" (を) berfungsi sebagai kata bantu untuk kata kerja.

1. Menunjukkan objek dari kata kerja.

Hambāgā o tabemasu.
ハンバーガー を 食べます。
Makan hamburger.

Nihongo no benkyō o shimasu.
日本語の勉強 を します。
Belajar Bahasa Jepang.

2. Menunjukkan tempat dilalui atau dilewati.

Niwa o arukimasu.
庭 を 歩きます。
Berjalan di pekarangan

Hashi o watarimasu.
橋を渡ります。
Menyeberangi jembatan.

3. Menunjukkan tempat titik tolak dari verba intransitif

Uchi o dete, gakkō e ikimasu.
家 を 出て、学校へ行きます。
Keluar rumah, pergi ke sekolah.

Daigaku o sotsugyō shimashita.
大学 を 卒業しました。
Tamat universitas/kuliah.

4. Bekerja atau menjabat sesuatu. (bentuk ... o shite imasu をしています)

Otōsan wa keikan o shite imasu.
おとうさんは警官 を しています。
Ayahnya adalah seorang polisi.

Kanojo wa shachō o shite imasu.
彼女は社長 を しています。
Dia adalah seorang presiden direktur.

Yosh!! Kyou wa koko made desu. Sampailah kita di penghujung materi kali ini. Bagaimana? Mudah memahaminya bukan?

Terima kasih sudah mengunjungi laman blog admin dan telah membacanya sampai akhir!! sampai ketemu lagi di materi berikutnya ya!! Jaa mata ne!!~

Sumber : http://kursus-jepang-evergreen.com/index.php/partikel-bahasa-jepang/42-partikel-o
Penyunting: Gilang

Jangan lupa ikuti kami di 👇
Youtube : Hima Satori
Website : Click here
Email : Click here


Selasa, 04 Oktober 2022

Press Release: Family Gathering Pendidikan Bahasa Jepang


Sabtu (01/10/2022) - Telah sukses dilaksanakannya kegiatan Family Gathering Pendidikan Bahasa Jepang 2022 yang ditaja oleh Divisi Kaderisasi Hima Satori. Kegiatan ini dimulai pukul 07.00 WIB pada hari Sabtu, 01 Oktober 2022. 

Acara ini dimulai dengan sarapan bersama. Setelah sarapan bersama semua peserta dari angkatan 2020-2022 berkumpul sesuai kelompok yang telah ditentukan. Sebelum melaksanakan kegiatan angkatan 2020-2022 melakukan doa bersama famgath.

Lalu kegiatan dilanjutkan di bumi perkemahan Universitas Riau. Rangkaian kegiatan selanjutnya yaitu tiap kelompok melewati posko-posko yang dijaga oleh alumni PBJ. Setelah semua kelompok melewati posko-posko kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama.

Setelah makan siang bersama kegiatan dilanjutkan dengan bermain game dan menampilkan yel-yel dari masing masing kelompok. Kegiatan selesai hingga pukul 18.00 WIB.

Semoga dengan adanya acara ini dapat meningkatkan keakraban antara semua angkatan PBJ. 頑張ってください。

Penulis: Rani Harlita

Penyunting: Raja Larelanang & Alwanul Azmi Fauzan

Jangan lupa ikuti kami di 👇

Facebook : Hima Satori Fkipur
Youtube : Hima Satori 
Instagram : @himasatorifkipunri
Website : Click here
Email : Click here 

Senin, 03 Oktober 2022

Satoripedia: Kyudo, Olahraga Panah Tradisional Jepang


 Minasan, konnichiwa!

Kembali bersama Admin dipostingan Satoripedia. Teman-teman ada yang suka olahraga panahan? Kalau suka pasti teman-teman akan tertarik dengan pembahasan kita yang satu ini. Kali ini kita akan membahas tentang kyudo (弓道). Ikuti admin agar lebih tau tentang kyudo yuk.

Kyudo atau (弓 道, teknik busur) adalah seni bela diri panahan dari Jepang, seni ini pertama kali dikenalkan pada saat periode samurai feodal Jepang.

Kyudo tumbuh dengan kuat ketika kelas samurai mulai mengambil alih dengan kekuasaan selama milenium pertama. banyak orang Jepang mulai melatih dan me tooningkatkan pendidikan dan keterampilan mereka pada seni ini, alasannya adalah untuk membantu pertahanan dan penyerangan dalam jangka panjang. Dan kebutuhan keterampilan Kyudo juga sangatlah begitu terasa saat perang Genpei pecah.
Kyudo cukup berbeda dengan seni memanah pada umumnya. Salah satunya karena menggunakan busur (yumi) yang sangat besar/panjang, yang kalau diberdirikan tinggi nya melebihi para pemanah (kyudoka).

Dalam memanah, kyudo berpatokan pada shaho Hassetsu, "8 langkah dalam memanah", yaitu:
  1. Ashibumi, meletakan kaki / kuda-kuda
  2. Dozukuri, memposisikan badan
  3. Yugamae, menyiapkan busur
  4. Uchiokosi, mengangkat busur sampai atas kepala
  5. Hikiwake, menarik tali busur, sembari menurunkan busur sampai di depan kepala
  6. Kai, posisi ketika tali busur telah tertarik penuh
  7. Hanare, melepaskan tali busur / panah
  8. Zanshin, posisi setelah melepaskan panah.l

Berikut beberapa alat yang dipakai dalam Kyudo.
1. Busur (yumi)
Pada umumnya berbahan dasar bambu, tetapi pada era modern ini banyak yang mengunakan bahan carbon fiber karena lebih murah dan lebih tahan lama.


2. Anak panah (ya)
Bahan dasar utama menggunakan bambu dan juga ada yang menggunakan carbon fiber.


3. Sarung tangan (yugake)
Sarung tangan adalah bagian penting dari berlatih Kyudo dan secara tradisional terbuat dari kulit rusa. 

4. Pelindung dada bagi wanita( muneate)
Saat berlatih Kyudo, pemanah dapat mengenakan pelindung dada untuk mencegah terkena tali busur saat memanah. Muneate biasanya terbuat dari plastik atau kulit.

Sekian pembahasan kita mengenai kyudo, Terima kasih sudah mengunjungi laman blog kami dan membacanya sampai akhir. Semoga blog ini dapat memberikan manfaat dan sampai jumpa di postingan berikutnya, ya!

Sumber: kendo.web.id, japanesestation.com
Penyunting: Alwanul 'Azmi Fauzan

Jangan lupa ikuti kami di 👇
Facebook : Hima Satori Fkipur
Youtube : Hima Satori 
Instagram : @himasatorifkipunri
Website : Click here
Email : Click here










Selasa, 27 September 2022

Satoriedukasi: Partikel Kakujoshi "Ka" (か)

Halo minasan, balik lagi ke blog admin. 

Partikel dalam bahasa Jepang memang tidak sedikit ya, sering kali kita kebingungan mempelajari dan menggunakannya dalam percakapan dasar sehari-hari.
Admin akan berbagi pengetahuan khusus materi kali ini seputar mengenai bagaimana caranya menggunakan partikel “Ka" (か) dalam kalimat bahasa Jepang. 

Apakah kalian pernah mendengar atau mengetahui fungsi dari partikel “KA" (か) sebelumnya?? Kalau belum, cuss kita bahass.
 
Partikel "ka" (か), secara umum berarti 'kah' dan 'apakah?'
 
1. Diletakkan pada akhir kalimat digunakan untuk bertanya.

Anata wa donata desu ka.
あなたはどなたですか。
Kamu siapa?

Kore wa nan desu ka.
これは何ですか。
Ini apa?

2. Diletakkan di belakang kata tanya untuk menunjukkan sesuatu yg tidak jelas/tentu

Poribukuro no naka ni nanika arimasu.
ポリ袋の中に何かあります。
Di dalam kantong plastik ada sesuatu.

Itsuka tenki no ii hi ni tsuri ni ikitai desu.
いつか天気のいい日につりに行きたいです。
Kapan-kapan pada hari yg bercuaca baik saya ingin pergi memancing.

3. Digunakan dua hal atau lebih untuk menunjukkan salah satu. 'atau'

Suika ka meron ka papaiya no you na kudamono o kudasai.
すいかかメロンかパパイヤのような果物をください。
Berikan saya buah seperti semangka atau melon atau pepaya.

Iku ka ikanai ka tenki shidai desu.
行くか行かないか天気次第です。
Pergi atau tidak tergantung cuaca.

Yosh!! Kyou wa koko made desu. Sampailah kita di penghujung materi kali ini. Bagaimana? Mudah memahaminya bukan?

Terima kasih sudah mengunjungi laman blog admin dan telah membacanya sampai akhir!! sampai ketemu lagi di materi berikutnya ya!! Jaa mata ne!!~

Penyunting: Gilang & Sepdian

Jangan lupa ikuti kami di 👇
Youtube : Hima Satori
Website : Click here
Email : Click here

Sabtu, 24 September 2022

Press Release: Kajian Akbar Hima Satori

Jumat (23/09/2022) - Telah sukses dilaksanakan kegiatan Kajian Akbar dengan tema "Memanfaatkan Waktu Muda" . Acara ini ditaja oleh Divisi Kerohanian Hima Satori yang dilaksanakan secara daring pada hari Jumat, 23 September 2022.  

Acara ini diawali dengan pembukaan oleh saudara Leo Andalas selaku pembawa acara. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh saudara Arif Syahbani. Setelah itu dilanjutkan kata sambutan oleh saudara Muhammad Fazlan selaku Ketua Divisi Kerohanian HIMA SATORI, dan sambutan oleh saudara Sultan Rafliansyah Harahap selaku Bupati HIMA SATORI.

Kemudian berlanjut ke acara inti yaitu penyampaian materi dengan tema "Memanfaatkan Waktu Muda" oleh Ustaz Eddy Syahrizal. 

Setelah penyampaian materi, dilanjutkan dengan acara tanya jawab dan doa oleh pemateri. Acara Kajian Akbar ini diakhiri dengan kalimat penutup oleh pembawa acara. 

Semoga dengan adanya acara ini dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk memanfaatkan waktu muda dengan sebaik-baiknya. 頑張ってください。

Penulis: Devita Rahayu
Penyunting: Alwanul 'Azmi Fauzan

Terima kasih telah mengunjungi laman blog kami. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di postingan selanjutnya!

Jangan lupa ikuti kami di 👇
Youtube : Hima Satori 
Instagram : @himasatorifkipunri 
Website : Click here
Email : Click here

Minggu, 18 September 2022

Satoripedia: Harajuku, Pusat Fashion Anak Muda Jepang

Minasan, konnichiwa!
Kembali bersama Admin dipostingan Satoripedia. Minasan pasti pernah mendengar kata "Harajuku" kan? Pernahkah minasan melihat foto anak muda di Jepang yang bergaya dengan pakaian yang menarik perhatian dan tidak biasa? Ayo ikuti Admin agar tahu lebih lanjut.

Harajuku (原宿) adalah sebutan populer untuk kawasan di sekitar Stasiun JR Harajuku, Distrik Shibuya, Tokyo. Kawasan ini terkenal sebagai tempat berkumpul anak muda yang menggunakan pakaian nyentrik dan mencolok, oleh karena itu muncul istilah Harajuku Fashion. Lokasinya mencakup sekitar Kuil Meiji, Taman Yoyogi, pusat perbelanjaan Jalan Takeshita (Takeshita-dōri), department store Laforet, dan Gimnasium Nasional Yoyogi.
Konon, gaya Harajuku sudah ada sejak awal 1980-an, namun mulai dikenal di Barat sekitar tahun 2000-an. Menariknya, Harajuku bukan sekadar ajang pamer busana nyentrik, tapi juga sebuah gerakan melawan aturan sosial yang ketat dan tekanan untuk menyesuaikan diri dengan norma. 

Berikut sejumlah 'aliran fesyen' yang bisa minasan jumpai di Harajuku.
1. Cosplay
Cosplay atau Costume Play merupakan gaya berpakaian yang menggunakan konsep berpakaian karakter dari anime, game, band, atau manga. Mereka tidak hanya menerapkan gaya berpakaian, tetapi juga sifat dari karakter tersebut.

2. Lolita
Lolita style menampilkan gaya sederhana yang diadopsi dari mode Era Victoria dimana mereka menggunakan gaya khas rok selutut berbentuk cupcake, menggunakan stoking bewarna hitam atau putih untuk memberikan kesan yang sensual. Akan tetapi ada juga yang menggunakan rok panjang dengan korset dan hiasan kepala.

3. Punk
Gaya punk menampilkan gaya pemberontakan yang terinspirasi dari Era Punk Rock. dengan rambut skinhead dan tindikan di lidah.

4. Gyaru
Gyaru merupakan salah satu fashion Jepang yang muncul sejak tahun 1970. Gyaru style biasanya untuk gadis-gadis muda Jepang berusia 10 sampai 20 tahun. Gadis-gadis muda Jepang umumnya memakai hiasan aksesoris warna-warni dan make-up yang dapat memberikan kesan kawaii.

5. Ganguro
Ganguro style dimulai sejak tahun 1990-an, para wanita muda menghitamkan kulit mereka segelap mungkin, memutihkan rambut mereka, dan menggunakan riasan yang sangat berwarna-warni berbeda dengan standar tradisional Jepang yang pucat, rambut hitam standar Kecantikan.

6. Yamanba dan Manba
Yamanba dan manba membawa ganguro ke tingkat yang lebih ekstrim. Warna kulit jauh lebih gelap, riasannya bahkan lebih radikal, dan warna rambut neon. Nama gaya ini berasal dari "Yama-uba", tas gunung dari cerita rakyat Jepang.

7. Visual Kei
Visual Kei merupakan trend fashion dan makeup Jepang yang dimulai sekitar tahun 80-90an. Konsep dari visual kei sendiri digawangi oleh musisi Jepang yang mayoritas adalah pria dengan menggunakan kostum-kostum unik dan riasan yang sangat tebal, sehingga penampilan mereka menjadi lebih berkarakter, bahkan kadang membuat mereka menjadi cantik.

Saat ini, kawasan Harajuku tidak hanya menjadi pusat fashion anak muda Jepang, tapi juga salah satu pusat mode dunia. Omotesando, salah satu jalan utama di Harajuku, telah disandingkan dengan Champs-Elysees Paris, pusat fesyen mewah di Paris. 
Keunikan gaya berpakaian Harajuku Fashion membawa daya tarik sendiri dan suatu bentuk ekspresi yang dilakukan oleh anak-anak muda. Harajuku Fashion tidak memiliki aturan dan bebas sesuai imajinasi masing-masing orang.

Harajuku kini menjadi pusat mode kawaii di Shibuya, bahkan di seluruh Jepang. Bagaimana? Apakah Minasan tertarik untuk pergi atau mencoba berpakaian ala Harajuku Fashion?

Terima kasih sudah mengunjungi laman blog kami dan membacanya sampai akhir. Semoga blog ini dapat memberikan manfaat dan sampai jumpa di postingan berikutnya, ya!

Sumber: wikipedia.org, cnbcindonesia.com, cnnindonesia.com, binus.ac.id, 
Penyunting: Rimanda

Jangan lupa ikuti kami di 👇
Youtube : Hima Satori 
Website : Click here
Email : Click here

Sabtu, 10 September 2022

Satoriedukasi : Partikel Kakujoshi "Kedo" (けど)

Halo minasan, balik lagi ke blog admin. Admin akan berbagi pengetahuan khusus materi kali ini seputar mengenai bagaimana caranya menggunakan partikel "Kedo" (けど) dalam kalimat bahasa Jepang.

Apakah kalian pernah mendengar atau mengetahui fungsi dari partikel “Kedo" (けど) sebelumnya?? Wah pasti belum kan ya. Kalo gitu cuss kita bahass

Partikel "Kedo" (けど) secara umum berarti tapi
けど digunakan untuk dua kalimat yang berlawanan. 
*Ketika sebuah kalimat menggunakan けど berarti kalimat pertama bernuansa positif dan kalimat lainnya bernuansa negatif.

Contoh Kalimat けど

高いけど、このかばんは好きです。
takai kedo, kono kaban wa suki desu. 

= mahal tapi saya suka tas ini.

眠いけど、明日はテストがあるから寝られません。
nemui kedo, ashita wa tesuto ga aru kara neraremasen.

= ngantuk tapi, karena besok ada test saya jadi tidak bisa tidur.

カラオケは上手じゃないけど、好きです。
karaoke wa jouzu jya nai kedo suki desu. 

= saya tidak mahir karaoke tapi, saya suka.

Yosh!! Kyou wa koko made desu. Sampailah kita di penghujung materi kali ini. Bagaimana? Mudah memahaminya bukan?

Terima kasih sudah mengunjungi laman blog admin dan telah membacanya sampai akhir!! 
はい、これで終わります。じゃあまた~

Penyunting: Gilang & Sepdian

Jangan lupa ikuti kami di 👇
Youtube : Hima Satori
Website : Click here
Email : Click here