Selasa, 10 Agustus 2021

Satoripedia : Dashi



Dashi adalah kereta hias berukuran besar yang muncul dalam festival-festival di Jepang. Kereta ini digerakkan dengan cara ditarik dan didorong oleh beberapa orang dewasa. Biasanya dibuat memanjang secara vertikal dan memiliki tinggi yang beragam, mulai dari 1 meter hingga lebih dari 10 meter.



Dashi pada awalnya merupakan replika dari pegunungan. Zaman dahulu masyarakat Jepang memiliki kepercayaan yang disebut “Minkan Shinko” . Mereka meyakini bahwa setiap gunung dijaga oleh “kami” atau spirit. Mereka percaya bahwa para “kami” turun dari langit dan menjelma menjadi pohon dan batu yang ada di gunung.



Dashi dalam festival disediakan sebagai tempat “kami” untuk menjelma. Tombak dan pedang diletakkan di atas “dashi” sebagai petunjuk bagi “kami” untuk mengenali “dashi” tersebut. Orang bisa naik di atasnya agar bisa menjamu “kami” yang datang.

Source : https://matcha-jp.com/id/4437?amp=true
Photo by : go-centraljapan.jp

Penulis: Siti Anisah

Terima kasih telah mengunjungi laman blog kami. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di postingan selanjutnya!


Jangan lupa ikuti kami di 👇

Facebook : Hima Satori Fkipur

Youtube    : Hima Satori

Instagram : @himasatorifkipunri

Website     : Click here

Email         : Click here

Jumat, 06 Agustus 2021

Press Release : Webinar Kewirausahaan

Webinar Kewirausahaan


Peserta Webinar Kewirausahaan


Sabtu (07/08/2021) Telah dilaksanakannya Acara Webinar Kewirausahaan HIMA SATORI yang mengangkat Tema "Membangun Semangat Jiwa Wirausahawan Muda yang Kreatif dan Inovatif" ditaja oleh Divisi Kewirausahaan secara daring melalui Zoom Meeting.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Hima-hima lain dan di mulai pada pukul 09.00 WIB yang di awali dengan pembukaan oleh MC oleh saudari Winda Riani kemudian pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an oleh saudari Nur Aulia, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Mahasiswa oleh peserta Webinar Kewirausahaan, dilanjutkan dengan Kata Sambutan dari Salwa Salsabila selaku Ketua Pelaksana, Edwin Adetama selaku Bupati HIMA SATORI, dan Heru Saputra selaku Perwakilan dari BEM FKIP. Selanjutnya, Do'a yang di pimpin oleh M. Fazlan.

Kata Sambutan oleh Ketua Pelaksana

Kata Sambutan oleh Perwakilan BEM FKIP


Acara ini pun dilanjutkan dengan Penyampaian Materi oleh Muhammad Naufal Ghifari selaku Pemateri. 


Setelah Pemateri selesai dalam menyampaikan materi, Acara dilanjutkan dengan Pemberian plakat untuk pemateri oleh Salwa Salsabila. Acara pun dilanjutkan dengan Penutupan oleh MC.


Semoga dengan adanya Acara Webinar Kewirausahaan HIMA SATORI ini, dapat meningkatkan pengetahuan dalam Dunia Wirausaha sehingga Generasi Muda lebih banyak membuat Usaha dan mengembangkan nya dengan Kreatif dan Inovatif. 頑張って!

Penulis: Yola Feronika

Terima kasih telah mengunjungi laman blog kami. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di postingan selanjutnya!


Jangan lupa ikuti kami di 👇

Facebook : Hima Satori Fkipur

Youtube    : Hima Satori

Instagram : @himasatorifkipunri

Website     : Click here

Email         : Click her

Selasa, 03 Agustus 2021

Satoripedia : Aomori Nebuta Matsuri

Aomori Nebuta Matsuri (青森ねぶた祭り)


Aomori Nebuta (青森ねぶた) adalah festival musim panas dari 2 Agustus hingga 7 Agustus di kota Aomori, Prefektur Aomori. Festival ini termasuk salah satu acara menyambut Tanabata yang dilakukan di wilayah Tohoku. Nebuta adalah lentera ukuran raksasa yang dibuat dari kerangka kayu berlapis washi yang umumnya berbentuk boneka pemeran kabuki atau hewan. Nebuta diusung dengan kendaraan hias untuk berpawai di jalan-jalan.


Festival ini setiap tahunnya diikuti lebih dari 3 juta peserta dan wisatawan. Bersama-sama dengan Tanabata di Sendai, dan Kantō di Akita, Aomori Nebuta adalah salah satu dari tiga festival terbesar di wilayah Tohoku. Dua festival nebuta terbesar di Prefektur Aomori adalah Aomori Nebuta dan Hirosaki Neputa.

Source : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Festival_Nebuta_Aomori
Photo by : blog.gaijinpot.com

Penulis: Siti Anisah

Terima kasih telah mengunjungi laman blog kami. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di postingan selanjutnya!


Jangan lupa ikuti kami di 👇

Facebook : Hima Satori Fkipur

Youtube    : Hima Satori

Instagram : @himasatorifkipunri

Website     : Click here

Email         : Click her

Selasa, 27 Juli 2021

Satoripedia : Haiku


Haiku adalah puisi tiga bait asal Jepang yang memiliki struktur berupa 5-7-5 suku kata. Selain memiliki aturan 5-7-5 suku kata, haiku juga mewajibkan dalam penggunaan kigo dan kireji yang berarti "kata yang melambangkan musim atau alam" serta "kata penghubung atau pemotong". 

Selain beberapa aturan tersebut, sebuah haiku yang bagus juga harus menggunakan kanji, bukan kanji yang berarti 'huruf kanji (漢字)' melainkan 'kalimat perasaan (感字)', sebuah kalimat yang akan melambangkan perasaan sang penulis syair tersebut.

Beberapa tokoh yang sering kali disebut-sebut sebagai sosok yang mempopulerkan haiku adalah Basho Matsuo, Buson Yosa, Issa Kobayashi, dan Shiki Masaoka. Keempat tokoh inilah yang seringkali dianggap guru besar syair dan puisi Jepang, salah satunya adalah haiku. 

Dikarenakan kireji khusus dan hanya ada dalam penulisan bahasa Jepang, bagi yang ingin menulis haiku dalam bahasa selain Jepang tidak diharuskan menggunakan kireji.

Source : https://japanesestation.com/culture/tradition/mengenal-haiku-puisi-5-7-5-suku-kata-dari-jepang
Photo by : freepik.com

Penulis: Siti Anisah

Terima kasih telah mengunjungi laman blog kami. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di postingan selanjutnya!


Jangan lupa ikuti kami di 👇

Facebook : Hima Satori Fkipur

Youtube    : Hima Satori

Instagram : @himasatorifkipunri

Website     : Click here

Email         : Click here

Minggu, 25 Juli 2021

Press Release : Ekspresi II HIMA SATORI

Ekspresi II



Sabtu (24/07/2021) Telah dilaksanakannya Acara Ekspresi II HIMA SATORI yang bertemakan " Membangun kembali Semangat Organisasi di tengah Pandemi " yang ditaja oleh Divisi Kaderisasi secara semi daring di ruang I3 FKIP Universitas Riau dan melalui zoom meeting.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari DPM FKIP, BEM FKIP dan juga Hima-hima lain dan di mulai pada pukul 08.30 WIB yang di awali dengan pembukaan oleh MC yaitu Tiara Pertiwi kemudian pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an oleh saudari Erma Putriyani, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Mahasiswa oleh peserta Ekspresi II yang dipimpin oleh Tiara Maulani, dilanjutkan dengan Do'a yang di pimpin oleh Wira Akbar Al Azhar, kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari Sri Utami Ningsih selaku Ketua Pelaksana, Edwin Adetama selaku Bupati HIMA SATORI, dan Heru Saputra selaku perwakilan dari Bupati Mahasiswa, BEM FKIP.



Penyampaian Materi


Acara ini pun dilanjutkan dengan Penyampaian materi mengenai Career Development Center oleh Sadam Husin, S.Pd selaku Pemateri 1, dan dilanjutkan dengan Penyampaian materi mengenai Teknik Persidangan oleh Roberto Edo Deniro selaku Pemateri 2.

Setelah Pemateri 1 dan Pemateri 2 selesai dalam menyampaikan materi, Acara dilanjutkan dengan Pemberian plakat untuk pemateri oleh Sri Utami Ningsih dan Edwin Adetama. Acara pun dilanjutkan dengan Pembubaran Magang HIMA SATORI dan Penutupan oleh MC.

Pemberian Plakat


Pembubaran Magang Hima Satori


Semoga dengan adanya Acara Ekspresi II Hima Satori ini, dapat meningkatkan pengetahuan lebih baik dalam hal Organisasi untuk generasi Hima ke depannya. 頑張って!


Penulis : Yola Feronika

Terima kasih telah mengunjungi laman blog kami. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di postingan selanjutnya!


Jangan lupa ikuti kami di 👇

Facebook : Hima Satori Fkipur

Youtube : Hima Satori

Instagram : @himasatorifkipunri

Website : Click Here

Email : Click Here

Press Release : Webinar Pemberdayaan Perempuan

Jum'at (23/07/2021) telah dilaksanakan Acara Webinar HIMA SATORI tentang Pelecehan Virtual yang ditaja oleh Divisi Pemberdayaan Perempuan secara daring melalui Google Meet.


Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Hima-hima lain dan di mulai pada pukul 14.00 WIB yang di awali dengan pembukaan oleh MC yaitu Pika Sepriyani kemudian pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an oleh saudari Nur Aulia, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Mahasiswa oleh peserta Webinar Pemberdayaan Perempuan, dilanjutkan dengan Do'a yang di pimpin oleh M. Fazlan kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari Sella Amalya selaku Ketua Pelaksana dan Edwin Adetama selaku Bupati HIMA SATORI.

Acara ini pun dilanjutkan dengan Penyampaian materi mengenai Bagaimana Sikap Kita dalam Menghindari Pelecehan Virtual oleh Sri Ok Suryani, S.IP selaku Pemateri. Setelah Pemateri selesai dalam menyampaikan materi, Acara dilanjutkan dengan Pemberian plakat untuk pemateri oleh Sella Amalya. Acara pun dilanjutkan dengan Penutupan oleh MC.

Semoga dengan adanya Acara Webinar Pemberdayaan Perempuan HIMA SATORI ini, dapat meningkatkan pengetahuan wanita dalam menyikapi keadaan yang dirasa tidak nyaman oleh diri nya sendiri agar tidak dilecehkan secara langsung maupun virtual.



Penulis : Yola Feronika

Terima kasih telah mengunjungi laman blog kami. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di postingan selanjutnya!


Jangan lupa ikuti kami di 👇


Youtube : Hima Satori

Instagram : @himasatorifkipunri

Website : Click Here

Email : Click Here

Jumat, 23 Juli 2021

Satoripedia : Kisah di balik Teru teru bōzu

                        

Teman-teman semua pasti udah pada tau apa itu Teru teru bōzu. Apalagi buat kalian yang pernah menonton anime Tenki no Ko. Sama seperti cerita pada anime karya Makoto Shinkai ini, yang menceritakan bahwa Teru teru bōzu merupakan  boneka yang terbuat dari kertas atau kain putih yang digantung di tepi jendela menggunakan benang dan di percaya dapat mendatangkan hari cerah atau mencegah datangnya hujan.

( source : Tenki no Ko )

Tapi... apa sebenarnya Teru teru bōzu itu? 
Teru Teru Bozu merupakan boneka populer di Jepang yang dipercaya dapat membawa cuaca cerah bagi orang yang memasangnya. Tradisi ini sudah menjadi tradisi turun temurun dan sangat di percayai oleh anak-anak Jepang.

Teru teru bōzu biasanya dibuat sehari sebelum orang hendak bepergian atau sehari sebelum acara. Boneka ini digantung dengan tujuan keesokan harinya cuaca akan cerah. Namun bila Teru teru bōzu dipasang dengan kepala ada di bagian bawah alias terbalik, itu berarti orang yang memasang ingin agar hujan turun.

Di balik bentuknya yang lucu dan juga unik, ternyata ada kisah yang cukup seram dari Teru teru bōzu ini. Menurut legenda, selama hujan lebat dengan petir yang dahsyat terus menerus melanda Jepang, terdengar suara peringatan dari langit bahwa suatu kota akan tenggelam jika seorang gadis tidak muncul ke luar. Dan demi menyelamatkan semua orang, seorang gadis yang dikenal sebagai So-Chin-Nyan atau Souseijou dikorbankan dan dikirim ke luar rumah dengan membawa sebuah sapu di tangannya, dengan maksud ia akan menyapu awan hujan dari langit. Untuk mengenang gadis pemberani itu, gadis-gadis lain pun membuat sosok 'Souseijou' dari potongan kertas lalu menggantung boneka kertas itu di luar untuk menghalau hujan, yang mana kini lebih dikenal sebagai Teru teru bōzu.

( source : kawabana.net)

Saat membuat Teru teru bōzu, anak-anak biasanya menyanyikan lagu Teru teru bōzu yang berbunyi :
"Teru teru bōzu, jadikan hari esok menjadi cerah, seperti langit dalam mimpi di suatu waktu, jika esok cerah aku akan memberimu lonceng emas. Teru teru bōzu, jadikan hari esok menjadi cerah, jika kau mengabulkan keinginanku, kita akan minum anggur beras manis yang banyak. Teru teru bōzu, jadikan hari esok menjadi cerah, tapi jika awan menangis, aku akan memotong kepalamu."

Awal mula munculnya Teru teru bōzu ini masih menjadi misteri yang belum jelas kebenarannya. Dan legenda lain juga mengatakan bahwa lirik terakhir dari lagu Teru teru bōzu yang terkesan mengancam itu ditujukan kepada seorang biksu yang bisa mendatangkan cuaca baik. Biksu itu menjanjikan cuaca baik kepada seorang tuan tanah, namun ternyata cuaca tidak kunjung cerah dan hujan pun turun. Kepala biksu itu akhirnya dipenggal kemudian dibungkus kain dan digantung di luar untuk menghentikan hujan.

Siapa sangka, di balik bentuk Teru teru bōzu yang lucu terdapat cerita yang mengerikan. Apa kalian mempercayai nya?



Sumber artikel : japanesestation.com
Penyunting : Tiara Pertiwi


Terima kasih telah mengunjungi laman blog kami. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di postingan selanjutnya!


Jangan lupa ikuti kami di 👇

Facebook : Hima Satori Fkipur

Youtube : Hima Satori

Instagram : @himasatorifkipunri

Website : Click Here

Email : Click Here